PPKn Kelas 9

 Sikap Positif terhadap Pokok PIkiran Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945



Bersikap positif terhadap pokok pikiran dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 merupakan wujud rasa cinta tanah air terhadap bangsa dan negara. Sikap positif terhadap pokok pikiran dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dapat diterapkan dalam berbagai lingkungan kehidupan.

1. Sikap Positif terhadap Pokok Pikiran Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945

Pokok-pokok pikiran dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 terdiri atas pokok pikiran persatuan, keadilan sosial, kedaulatan rakyat, dan ketuhanan. Agar tujuan Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dapat tercapai, kita harus bersikap positif terhadap keempat pokok pikiran dalam kehidupan sehari-hari.

a.    Pokok Pikiran Persatuan

Sikap positif terhadap pokok pikiran persatuan dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dapat ditunjukkan dengan cara sebagai berikut.

  1. Tidak membedakan suku, ras, budaya, dan agama dalam berteman.
  2. Menjaga kerukunan antarwarga masyarakat.
  3. Berpartisipasi dalam kegiatan kerja bakti.
  4. Menghormati kemajemukan bangsa Indonesia.

b.    Pokok Pikiran Keadilan Sosial

Sikap positif terhadap pokok pikiran keadilan sosial dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dapat ditunjukkan dengan cara sebagai berikut.

  1. Mengembangkan sikap gotong royong.
  2. Menghargai hasil karya orang lain yang bermanfaat bagi kemajuan dan kesejahteraan bersama.
  3. Menghomati dan menghargai hak orang lain.
  4. Mengembangkan sikap adil terhadap sesama.

c.    Pokok Pikiran Kedaulatan Rakyat

Sikap positif terhadap pokok pikiran kedaulatan rakyat dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dapat ditunjukkan dengan cara sebagai berikut.

  1. Menyelesaikan masalah dengan cara musyawarah mufakat.
  2. Menghormati dan melaksanakan setiap hasil keputusan bersama.
  3. Mengembangkan sikap kekeluargaan terhadap sesama.
  4. Menggunakan hak suara dengan bijak dalam pemilu dan pilkada.

d.   Pokok Pikiran Ketuhanan

Sikap positif terhadap pokok pikiran ketuhanan dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dapat ditunjukkan dengan cara sebagai berikut.

  1. Memberikan kebebasan kepada teman untuk melaksanakan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
  2. Membina kerukunan antarumat beragama.
  3. Saling menghormati dan bekerja sama antara pemeluk agama dengan penganut kepercayaan yang berbeda-beda terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
  4. Tidak memaksakan suatu agama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa kepada orang lain.

2. Sikap Positif terhadap Alinea Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945

Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 merupakan pokok kaidah negara yang fundamental. Oleh karena itu, seluruh rakyat Indonesia harus berperilaku sesuai makna alinea-alinea dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

a.    Lingkungan Sekolah

Sikap positif terhadap isi alinea Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dalam lingkungan sekolah sebagai berikut.

  1. Belajar dengan sungguh-sungguh untuk mewujudkan tujuan negara yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa.
  2. Tidak membeda-bedakan teman dalam pergaulan.
  3. Menghormati dan menghargai hak asasi orang lain.
  4. Menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekolah agar tetap kondusif.

b.    Lingkungan Masyarakat

Sikap positif terhadap isi alinea Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dalam kehidupan masyarakat sebagai berikut.

  1. Memberikan bantuan kepada fakir miskin untuk mewujudkan tujuan Negara memajukan kesejahteraan umum.
  2. Menolong orang lain tanpa membeda-bedakan suku, ras, agama, dan budaya untuk mewujudkan tujuan negara melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah.
  3. Membantu pemerintah dalam mensosialisasikan isi Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 kepada warga masyarakat.
  4. Mengamati berbagai kegiatan politik atau partai politik, apakah sudah sesuai dengan amanat Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

c.    Lingkungan Berbangsa dan Bernegara

Sikap positif terhadap isi alinea Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dalam kehidupan berbangsa dan bernegara sebagai berikut.

  1. Memahami isi Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
  2. Berperan serta aktif dalam mempertahankan Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
  3. Mengembangkan pola hidup taat pada aturan yang berlaku. Setiap warga negåra bertanggung jawab untuk menaati isi Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dalam kehidupan sehari-hari.

Komentar

Postingan populer dari blog ini